Sambut Hari Pelanggan Nasional, Cerita Perubahan dari Berbagai Daerah, Program TJSL PLN Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan

- Administrator

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,14 Agustus 2026 – Air laut di pesisir Desa Tanjung Seloka, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, kembali menjadi harapan bagi warganya. Di sela aktivitas para nelayan yang mulai menyiapkan perangkap kepiting, tersimpan cerita tentang perubahan yang tumbuh perlahan. Jika dulu hasil tangkapan hanya dijual apa adanya dengan harga yang pas-pasan, kini kepiting-kepiting itu terlebih dahulu dibudidayakan dan digemukkan sebelum dipasarkan. Nilainya meningkat, penghasilan menjadi lebih pasti, sementara ekosistem pesisir yang menjadi sumber penghidupan mereka ikut dijaga agar tetap lestari.

Perubahan tersebut dirasakan langsung oleh Irhamsyah, Ketua Kelompok Nelayan “Seloka Crabs”. Menurutnya, masyarakat kini tidak lagi hanya bergantung pada hasil tangkapan harian, tetapi mulai mengelola sumber daya laut dengan cara yang lebih berkelanjutan. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya PLN, masyarakat mendapatkan pendampingan budidaya dan penggemukan kepiting soka, pemanfaatan _fly ash and bottom ash_ (FABA) sebagai bahan terumbu karang buatan dan rumah ikan (_bioreef block_), edukasi lingkungan, penanaman pohon, hingga dukungan sarana produksi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Dulu kami hanya menjual kepiting apa adanya, ukurannya kecil dan harganya rendah. Sekarang, setelah dibudidayakan dan digemukkan, nilainya jauh lebih tinggi dan hasilnya lebih pasti,” ungkap Irhamsyah.

Bagi Irhamsyah, perubahan terbesar bukan hanya terlihat dari meningkatnya pendapatan kelompok nelayan. Kesadaran masyarakat untuk menjaga laut dan kawasan pesisir sebagai sumber kehidupan juga semakin tumbuh.

“Kalau laut tetap terjaga, kami yakin penghidupan masyarakat juga akan terus berlanjut. Sekarang kami tidak hanya memikirkan hasil hari ini, tetapi juga bagaimana sumber daya laut tetap ada untuk anak cucu kami nanti,” ujarnya.

Cerita perubahan serupa juga hadir di Semarang, Jawa Tengah. Bagi banyak lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan masyarakat dari keluarga kurang mampu, memperoleh pekerjaan sering kali bukan perkara mudah. Keterampilan yang dimiliki belum selalu sesuai dengan kebutuhan industri, sementara kesempatan kerja semakin kompetitif.

Melalui Program Pelatihan Sumber Daya Manusia Industri Tekstil dan Alas Kaki dari PLN, ratusan peserta memperoleh pelatihan berbasis kebutuhan industri sekaligus kesempatan untuk langsung disalurkan bekerja di sejumlah perusahaan tekstil dan alas kaki berskala besar di Jawa Tengah.

“Program ini memberi saya kesempatan untuk membuktikan bahwa kami juga mampu bersaing jika diberikan akses belajar dan kesempatan. Setelah mengikuti pelatihan, saya lebih optimistis menatap masa depan karena kini memiliki pekerjaan dan penghasilan untuk membantu keluarga,” ucap Nawang Dwi Prasasti, salah seorang peserta program.

Baca Juga:  Antusiasme Tinggi Pengunjung Warnai Kehadiran PLN Icon Plus di Electricity Connect 2026

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turut mengapresiasi kolaborasi dan langkah PLN yang mampu memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Sinergi antara PLN dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah ini adalah contoh nyata kolaborasi yang kita butuhkan. Program ini tidak hanya sekadar memberikan bekal keterampilan, tetapi juga memberikan kepastian penyaluran kerja. Ini sangat berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Jawa Tengah,” ujarnya.

Dua kisah tersebut menjadi bagian dari berbagai upaya pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PLN melalui program TJSL. Sepanjang semester I tahun 2026, sebanyak 696 program telah direalisasikan dengan menjangkau 301.779 penerima manfaat di berbagai daerah melalui kegiatan yang berfokus pada pendidikan, pelestarian lingkungan, serta pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa program TJSL dirancang bukan sekadar menjalankan kegiatan sosial, melainkan menghadirkan dampak yang dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan melalui pendekatan Creating Shared Value (CSV).

“Program TJSL PLN dirancang berlandaskan Creating Shared Value untuk menghasilkan dampak yang nyata, terukur, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, setiap program kami rancang agar mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, memperkuat kemandirian ekonomi, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),” ujar Darmawan.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Nurlely Aman menjelaskan, PLN memprioritaskan 3 sektor program, yakni pendidikan, lingkungan, dan pengembangan UMK dalam pelaksanaan TJSL. Sepanjang semester I tahun 2026, PLN telah melaksanakan 215 program di bidang pendidikan yang menjangkau 41.517 penerima manfaat.

Di sektor lingkungan, 245 program juga telah dijalankan untuk mendukung perlindungan ekosistem, penghijauan, serta peningkatan akses air bersih dan sanitasi. Sementara di sektor pengembangan UMK, sebanyak 214 program melibatkan 4.316 pelaku usaha, menciptakan 9.148 lapangan kerja, dan memberikan manfaat kepada 46.520 masyarakat melalui pengembangan Rumah BUMN, _electrifying agriculture_, _electrifying marine_, serta pendampingan usaha agar mampu naik kelas.

“Pada akhirnya, keberhasilan sebuah program bukan hanya terlihat dari jumlah kegiatan yang terlaksana, tetapi dari semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan untuk berkembang, lingkungan yang semakin terjaga, serta lahirnya kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” pungkas Nurlely. (@dex)

Follow WhatsApp Channel lenteranews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Breaking News

Hari Statistik Nasional 2026 dan Refleksi Hari Kesaktian Pancasila: BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data
Hari Pelanggan Nasional 2026, ICONNET Jatim Hadir Lebih Dekat di Cluster Jabon
Dari AI hingga Energi Bersih, PLN Icon Plus Tampilkan Inovasi di Electricity Connect 2026
Raih 11 Medali, PLN Icon Plus Masuk Top 10 TBCCI 2026
Antusiasme Tinggi Pengunjung Warnai Kehadiran PLN Icon Plus di Electricity Connect 2026
Srikandi PLN Icon Plus Jatim Bersama Warga Jaga Lingkungan Pesisir Kampung Nelayan Kalibuntu
PLN Icon Plus Jatim dan PLN Komplek Ketintang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Situasi Darurat
PLN Icon Plus Jatim Dorong Kampung Nelayan Kalibuntu Go Digital, Perkuat Konektivitas dan Kepedulian Pesisir
Berita ini 6 kali dibaca

Breaking News

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Hari Statistik Nasional 2026 dan Refleksi Hari Kesaktian Pancasila: BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, ICONNET Jatim Hadir Lebih Dekat di Cluster Jabon

Senin, 28 September 2026 - 14:44 WIB

Dari AI hingga Energi Bersih, PLN Icon Plus Tampilkan Inovasi di Electricity Connect 2026

Senin, 28 September 2026 - 11:21 WIB

Antusiasme Tinggi Pengunjung Warnai Kehadiran PLN Icon Plus di Electricity Connect 2026

Jumat, 25 September 2026 - 11:26 WIB

Srikandi PLN Icon Plus Jatim Bersama Warga Jaga Lingkungan Pesisir Kampung Nelayan Kalibuntu

Hot News

Internasional

Dari Surabaya, Kenzo Tantang Dunia

Selasa, 6 Okt 2026 - 05:07 WIB