Diduga PT. Migas Indonesia Jaya Kencing BBM Subsidi

- Administrator

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, LenteraNews.id – Aktivitas pengiriman solar non subsidi PT migas jaya Indonesia ke pada PT Greenfield Indonesia daery fram ngajum malang mendapat sorotan publik hal ini di karenakan adanya aktivitas mencurigakan dengan adanya kegiatan aksi seorang kernet dan sopir yang diduga berupaya mengurangi ukuran solar kencingan pada tangki truk pengiriman plat nomor “W 9551 UO” di jalan raya wagir malang (senin 1 maret 2025).

Saat hal tersebut di konfirmasi kan kepada sopir dan kernet PT migas jaya Indonesia di lokasi area pelataran PT Greenfield Indonesia daery fram yg Berlokasi di ngajum malang sang sopir melakukan pembelaan dengan dalih mengeluarkan tong hanya untuk berak hal yang tidak masuk akal, wadah tong berisi sisa solar subsidi untuk buat air membersihkan setelah buang air besar padahal lokasi berada di pinggir jalan raya dan sangat gelap.

“Buat apa kamu keluar kantor di pinggir jalan” tanya tim media

“Buat ambil air untuk berak”, jawab pak sopir.

“Masak kamu cebok setelah berak pakai air solar”, Tanya kepada awak media.

” Buat sirami ban supaya tidak panas” jawab sopir berkelit
“Ini kan malam hari tidak panas” tanya media

lokasi berhenti mobil tidak ditemukan adanya got atau aliran air untuk berak semacam alasan yang di buat untuk pembenaran aksi tersebut
Aksi yang keburu diketahui oleh tim media dan lembaga tersebut saat di konfirmasi kan kepada pengurus PT migas Indonesia jaya mendapatkan respon yang tidak baik serta terkesan memutar balikan fakta dan menuduh tim lembaga dan media mencari kesalahan aksi sopir dan kernet

Pengurus PT migas Indonesia jaya yang bernama saudara eko mengatakan kepada tim media yang di hubungi melalui saluran telepon whatsapp mengatakan tim media dan lembaga melakukan penghadangan mobil tangki pengangkut minyak jenis solar dan saat hal tersebut disampaikan dan ditanyakan kepada sopir apakah ada aksi penghadangan kendaraan? Dijawab tidak ada pengurus PT. Migas Indonesia Jaya serta keberatan apabila disampaikan kepada saudara sony yang diketahui menurut informasi yang di dapat tim media sebagai marketing PT. Migas Indonesia Jaya serta langsung mematikan ponsel.

Baca Juga:  Penyidik Subdit III Jatanras Polda Jatim Disorot Adanya Dugaan Pelepasan Bersyarat Pelaku “JUDOL” Warga Balongbendo Sidoarjo

“Bapak kok berani menghentikan kendaraan PT migas Indonesia jaya”ucap eko

” Siapa yang menghentikan dan menghadang kendaraan pak ” Jawab media

“Coba tanya sopir samean apakah di hadang atau di berhentikan” lanjut tim media

“Tidak ada penghadangan pak jawab” sopir melalui sambungan telpon yang di loud speaker”

Kesan pembenaran suatu masalah dan pemutar balik an fakta sangat terkesan oleh pengurus PT migas Indonesia jaya saudara eko yang sangat menimbulkan kecurigaan publik adanya dugaan korporasi dan jalinan kerjasama antara sopir dan kernet adanya aktivitas kencingkan solar non subsidi yang keburu ketahuan tim media dan lembaga dijalan wagir malang yang dapat merugikan customer atau pelanggan PT Greenfield Indonesia daery farm

Seandainya aksi sopir dan kernet pengiriman PT migas Indonesia jaya tidak di ketahui oleh tim media dan lembaga maka akan sangat merugikan customer PT Greenfield Indonesia daery farm serta seyogyanya pihak management atau pengurus PT. Migas Indonesia Jaya mengambil sikap welcome menerima aduan publik dan aduan masyarakat serta tidak memutar balik an fakta dengan membuat opini atau narasi pembenaran dengan menuduh media atau lembaga melakukan pemberhentian dan penghadangan mobil pengiriman PT. Migas Indonesia Jaya.

Penulis : Moch. Adi

Editor : Redaktur

Sumber Berita: Independen Multimedia Indonesia

Follow WhatsApp Channel lenteranews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Breaking News

Dugaan Pengisian Berulang Pertalite di SPBU, BBM Bersubsidi Diduga Dipindahkan ke Jeriken dan Tong Besi di Pinggir Jalan Raya
Ketua RW 6 Banyu Urip Wetan Diduga Lecehkan Profesi Jurnalis di Muka Umum, Sebut Wartawan “Gadungan” di Hadapan Pejabat dan Warga
Diduga Tanpa Teguran Pertamina dan APH, Aktivitas Pengisian Berulang Pertalite di SPBU 54.612.16 Sedati Masih Berlangsung
PB dan CB di Lapas Sidoarjo Gratis, Berikut Syarat dan Alur Pengajuannya.
INVESTIGASI, Dugaan Pengawas SPBU 54.612.02 Sedati Kurang Memberikan Pelatihan Pada Karyawan Baru Hingga Beri Pengisian Pertalite Secara Berulang Pertalite Pada Pengerit, Dan Pertamina Terkesan Diam Saja Tanpa Tindakan Tegas.
Parah !!! Diduga Anggaran Bantuan Keuangan Disalahgunakan untuk Membangun Jalan dan Fasilitas Perumahan yang Belum Diserahkan Ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Marak Diduga SPBU Bekerjasama Dengan Mafia Jualan BBM Subsidi Jenis Bio Solar, Kapolres Lamongan Harus Bertindak Tegas.
Diduga Demi Menikahi Seorang Janda, Suami Bidan Di RS Siti Khotijah Menutupi Identitas Aslinya Dengan Mengaku Masih Lajang
Berita ini 33 kali dibaca

Breaking News

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:33 WIB

Dugaan Pengisian Berulang Pertalite di SPBU, BBM Bersubsidi Diduga Dipindahkan ke Jeriken dan Tong Besi di Pinggir Jalan Raya

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:23 WIB

Ketua RW 6 Banyu Urip Wetan Diduga Lecehkan Profesi Jurnalis di Muka Umum, Sebut Wartawan “Gadungan” di Hadapan Pejabat dan Warga

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:18 WIB

Diduga Tanpa Teguran Pertamina dan APH, Aktivitas Pengisian Berulang Pertalite di SPBU 54.612.16 Sedati Masih Berlangsung

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:09 WIB

PB dan CB di Lapas Sidoarjo Gratis, Berikut Syarat dan Alur Pengajuannya.

Senin, 27 Juli 2026 - 03:30 WIB

INVESTIGASI, Dugaan Pengawas SPBU 54.612.02 Sedati Kurang Memberikan Pelatihan Pada Karyawan Baru Hingga Beri Pengisian Pertalite Secara Berulang Pertalite Pada Pengerit, Dan Pertamina Terkesan Diam Saja Tanpa Tindakan Tegas.

Hot News