Dewan Pimpinan Mahkamah Kehormatan MADAS Tokoh Masyarakat: Peristiwa Oknum Wartawan OTT di Mojokerto Berdampak Citra Profesi

- Administrator

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mojokerto, LenteraNews.id – Peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang wartawan di Mojokerto atas dugaan kasus pemerasan yang dilaporkan oleh seorang pengacara menuai perhatian dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari tokoh masyarakat Abi Munif, yang juga dikenal menjabat sebagai ketua di beberapa organisasi kemasyarakatan serta Dewan Pembina di sejumlah organisasi wartawan.

Abi Munif mengaku sangat prihatin sekaligus menyesalkan kejadian yang menimpa salah satu insan pers tersebut. Ia menilai peristiwa ini tidak hanya menyangkut persoalan hukum semata, tetapi juga berdampak pada citra dan kehormatan profesi wartawan di mata publik.

“Sebagai tokoh masyarakat sekaligus orang yang banyak berinteraksi dengan rekan-rekan media, saya sangat prihatin dengan peristiwa OTT yang terjadi di Mojokerto ini. Apalagi yang bersangkutan adalah seorang wartawan yang kini harus berhadapan dengan proses hukum,” ujar Abi Munif.

Menurutnya, kejadian tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat, khususnya terkait proses OTT yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Ia menyebut adanya dugaan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari skenario atau setingan tertentu yang pada akhirnya justru mendiskreditkan profesi wartawan.

Baca Juga:  Diduga Satreskoba Polres Gresik Masuk Angin Dengan Penjual Miras Driyorejo Seakan Kebal Hukum Tetap Beroperasi Di Bulan Suci Ramadhan

“Peristiwa ini memunculkan banyak tanda tanya. Apalagi muncul dugaan bahwa proses OTT tersebut seperti sebuah skenario yang berujung pada penangkapan. Hal ini tentu sangat tidak elok dan berpotensi merusak citra serta kehormatan profesi wartawan,” tegasnya.

Abi Munif juga berharap agar aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional, transparan, dan objektif dalam menangani kasus ini. Ia meminta agar seluruh proses hukum dilakukan secara adil sehingga tidak menimbulkan kesan kriminalisasi terhadap profesi pers.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh insan pers untuk tetap menjaga profesionalisme, integritas, dan kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugasnya sebagai penyampai informasi kepada masyarakat.

“Pers adalah pilar penting dalam demokrasi. Karena itu kita semua berharap persoalan ini dapat ditangani secara jernih dan terbuka, sehingga tidak menimbulkan stigma negatif terhadap profesi wartawan secara keseluruhan,” Pungkas Abi Munif.

Kasus OTT terhadap wartawan di Mojokerto tersebut hingga kini masih dalam proses penanganan aparat kepolisian. Sejumlah pihak pun berharap agar peristiwa ini dapat diungkap secara terang dan memberikan kejelasan bagi semua pihak yang terlibat.

Penulis : Intan Indah M.S

Editor : Redaktur

Sumber Berita: KWI Jatim

Follow WhatsApp Channel lenteranews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Breaking News

Diduga sabung ayam dipasirian masih beroperasi buka tutup dan Marak Dugaan Perjudian
Dijanjikan Masuk Polisi, Warga Tuban Rugi Rp580 Juta: LBH BMN Tancap Gas Kawal Perkara hingga Mapolrestabes Surabaya*
Diduga SPBU 54.651.08 Lawang Malang Menjadi Sarang Penguras BBM Bersubsidi Dengan Modus Armada Siluman
Dugaan Arena Sabung Ayam Terbesar Disorot
Diduga Oknum Securiti Rumah Sakit Graha Sehat Medika Kota Pasuruan Memperlakukan Lansia Dengan Kurang Baik.
Dugaan Penipuan Rekrutmen Bhayangkara Berujung Jaminan SHGB, LBH BMN Temukan Jalan Penyelesaian
Diduga Pengerit BBM Bersubsidi Menguasai SPBU 54.612.09 Medaeng Waru Sidoarjo, saat APH Dan Pertamina Bungkam.
SLAMET ARIYADI MENUJU ABAD KEDUA DORONG NU JAGA TRADISI ADAPTIF
Berita ini 20 kali dibaca

Breaking News

Sabtu, 19 September 2026 - 00:02 WIB

Diduga sabung ayam dipasirian masih beroperasi buka tutup dan Marak Dugaan Perjudian

Selasa, 15 September 2026 - 14:44 WIB

Dijanjikan Masuk Polisi, Warga Tuban Rugi Rp580 Juta: LBH BMN Tancap Gas Kawal Perkara hingga Mapolrestabes Surabaya*

Kamis, 10 September 2026 - 11:57 WIB

Diduga SPBU 54.651.08 Lawang Malang Menjadi Sarang Penguras BBM Bersubsidi Dengan Modus Armada Siluman

Senin, 7 September 2026 - 15:24 WIB

Dugaan Arena Sabung Ayam Terbesar Disorot

Minggu, 30 Agustus 2026 - 03:01 WIB

Diduga Oknum Securiti Rumah Sakit Graha Sehat Medika Kota Pasuruan Memperlakukan Lansia Dengan Kurang Baik.

Hot News

Internasional

Dari Surabaya, Kenzo Tantang Dunia

Selasa, 6 Okt 2026 - 05:07 WIB