Moment Hari Buruh, PLN Peduli Bantu Kopi Tiom Papua Tembus Pasar Nasional dan Tingkatkan Penghasilan Petani

- Administrator

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lanny Jaya, Lenteranews.id  – 2 Mei 2026 – Aroma khas kopi meruak di atas dataran tinggi Bumi Cenderawasih, memantik senyum merekah para petani dari Distrik Tiom, Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Kopi Tiom yang kini namanya semakin harum di pasar kopi nasional, telah berhasil menjadi komoditas unggulan dan penggerak ekonomi baru masyarakat wilayah pegunungan tersebut.

Melalui program pemberdayaan PT PLN (Persero), produktivitas dan kualitas Kopi Tiom meningkat signifikan. PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIW PPB) secara konsisten mendampingi kelompok tani, mulai dari perbaikan proses budidaya hingga pascapanen. Salah satu terobosan kunci adalah pembangunan _dome_ pengering biji kopi yang mampu memastikan kualitas tetap terjaga tanpa bergantung pada cuaca.

Hasilnya, waktu pengeringan yang sebelumnya memakan hingga satu bulan kini dapat dipangkas menjadi hanya 14 hari. Risiko gagal panen menurun drastis, sementara nilai jual kopi meningkat berkat kualitas yang lebih terstandardisasi.

Ketua Kelompok Tani 1 Tiom, Moses Yigibalom berterima kasih atas peran PLN yang telah mendampingi petani kopi di Kabupaten Lanny Jaya. Dirinya bersyukur upaya yang dilakukan mulai berbuah manis. Kopi Tiom telah bertransformasi menjadi salah satu komoditas penting dari kabupaten tersebut.

“Dulu kami cemas setiap kali hujan datang. Kopi bisa rusak, bahkan tidak laku. Sekarang, dengan pendampingan dan dome dari PLN, kami merasa aman. Kualitas kopi terjaga, harga naik, dan penghasilan kami bisa meningkat hingga tiga kali lipat,” ujar Moses.

Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo turut mengapresiasi kontribusi yang dilakukan oleh PLN. Selain program pendampingan, menurut John intervensi PLN tidak hanya menjawab tantangan teknis, tetapi juga membuka jalan bagi penguatan komoditas unggulan daerah.

“Kopi Tiom adalah identitas dan harta karun dari Papua Pegunungan. Selama ini tantangan terbesar kami adalah pada proses pascapanen karena cuaca yang ekstrem. Dukungan PLN melalui teknologi penjemuran dan pendampingan ini adalah langkah strategis dalam memajukan komoditas unggulan daerah. Kami mengapresiasi PLN yang telah menjadi mitra pembangunan yang sangat memahami kebutuhan riil masyarakat di lapangan, sesuai dengan visi misi kami dalam kesejahteraan masyarakat petani dengan meningkatkan penghasilan,” ungkap John.

Baca Juga:  Sambut Hari Lahir Pancasila , Gelegar PLN Mobile 2026 Resmi Diluncurkan, Pelanggan Bisa Kumpulkan Poin dan Raih 4 Mobil Listrik, 40 Motor Listrik hingga Ribuan Voucher

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa mandat PLN kini melampaui dari sekadar menerangi rumah-rumah warga. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PLN berkomitmen hadir sebagai _enabler_ atau pemacu pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

“PLN tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga menghadirkan peluang. Melalui TJSL, kami ingin memastikan setiap program mampu menciptakan nilai ekonomi nyata bagi masyarakat. Inilah bentuk _creating shared value_ yang kami dorong bukan hanya memberi manfaat, tetapi juga menggerakkan ekonomi secara berkelanjutan,” ujar Darmawan.

Keberhasilan program ini turut mengantarkan PLN UIW PPB meraih penghargaan Platinum Alignment pada Nusantara CSR Awards (NCSRA) 2026. Program ini dinilai mampu mengubah pendekatan bantuan menjadi investasi sosial yang terukur dan berdampak langsung.

Dengan skor 2,76 pada Corporate Economic Protection Index (CEPI), setiap Rp1 dana TJSL yang digelontorkan PLN mampu menciptakan nilai ekonomi hingga hampir tiga kali lipat bagi masyarakat.

General Manager PLN UIW PPB, Roberth Rumsaur, menyatakan pihaknya berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan dampak positif program ini. Dirinya juga berharap manfaat program-program pemberdayaan yang dilakukan PLN dapat semakin dirasakan secara luas oleh para petani di Papua.

“Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus memastikan program TJSL tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi yang mandiri bagi masyarakat Papua. Kami ingin setiap rupiah yang disalurkan melalui TJSL memberikan proteksi ekonomi yang berkelanjutan bagi para petani kita,” tandas Roberth. (@dex)

Follow WhatsApp Channel lenteranews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Breaking News

Diduga Kurangnya Transparansi Kejari Lumajang, LPKPK Surati Komisi Kejaksaan Republik Indonesia
GASPOL Tiga Hari Mengubah Masa Depan! Festival Budaya, Bursa Kerja dan UMKM Targetkan 10.000 Pengunjung.
SPBU 54.612.16 Sedati Diduga Masih Melayani Pengerit Pertalite
Kasat Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Turut Belasungkawa Atas Gugurnya Tiga Prajurit Bhayangkara
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat sebagai Capaian PLN
Pudjiono Sutikno Cari Keadilan Terkait Laporan Dugaan Pemalsuan Hingga Pertanyakan Aspek Pidana Telah Dikaitkan Dengan Perkara Perdata
Prestasi PLN UIP JBTB dalam Peringatan Hari Bumi, PLN UIP JBTB Hijaukan Pesisir Gresik Lewat Penanaman 20.000 Bibit Mangrove
Dewan Komisaris PLN Tinjau Proyek GITET 500 kV Bangil, Dorong Penyelesaian Tepat Waktu untuk Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan Jamali sebagai Kinerja PLN
Berita ini 11 kali dibaca

Breaking News

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:20 WIB

Diduga Kurangnya Transparansi Kejari Lumajang, LPKPK Surati Komisi Kejaksaan Republik Indonesia

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:50 WIB

GASPOL Tiga Hari Mengubah Masa Depan! Festival Budaya, Bursa Kerja dan UMKM Targetkan 10.000 Pengunjung.

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:45 WIB

SPBU 54.612.16 Sedati Diduga Masih Melayani Pengerit Pertalite

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:55 WIB

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat sebagai Capaian PLN

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:21 WIB

Pudjiono Sutikno Cari Keadilan Terkait Laporan Dugaan Pemalsuan Hingga Pertanyakan Aspek Pidana Telah Dikaitkan Dengan Perkara Perdata

Hot News

Uncategorized

SPBU 54.612.16 Sedati Diduga Masih Melayani Pengerit Pertalite

Kamis, 9 Jul 2026 - 03:45 WIB