Polres Gresik Unit Tipidter Bongkar Jaringan Solar Subsidi Ilegal Kapasitas 18.000 Liter Telah Diamankan

- Administrator

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik || LenteraNews.id — Upaya pemberantasan praktik ilegal penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali menunjukkan hasil signifikan. Tim Tipidter Reskrim Polres Gresik berhasil mengungkap dan membongkar jaringan penimbunan solar bersubsidi dalam sebuah operasi yang digelar di Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, pada Selasa dini hari, 14 April 2026.

Penggerebekan tersebut bukanlah operasi biasa, Aksi cepat dan terukur ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang masuk pada Senin, 13 April 2026. Informasi tersebut menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan pengumpulan BBM bersubsidi jenis solar dengan memanfaatkan barcode dari nelayan untuk dijual kembali ke Industri.

Operasi Dipimpin langsung oleh Aiptu Handoko, Tim Tipiter Reskrim Polres Gresik bergerak cepat menuju lokasi dengan menggunakan dua kendaraan operasional. Berbekal pengalaman lapangan dan pemetaan situasi yang matang, tim langsung melakukan penyergapan tanpa memberi celah bagi pelaku untuk melarikan diri.

Saat penggerebekan berlangsung, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial DN yang diketahui sebagai penjaga rumah yang digunakan sebagai lapak penimbunan tersebut. Dari lokasi, petugas menemukan sedikitnya 10.000 liter BBM bersubsidi jenis solar yang disimpan di beberapa tandon kotak penampungan berkapasitas 1.000 liter, Penemuan ini langsung membuka tabir praktik ilegal yang lebih besar.

Dalam pemeriksaan awal, DN mengungkap bahwa dirinya hanya berperan sebagai penjaga rumah. Ia menyebut adanya sosok lain yang menjadi otak utama dari aktivitas penimbunan tersebut. Tidak butuh waktu lama, Tim Tipiter Reskrim Polres Gresik langsung melakukan pengembangan kasus. Pada hari yang sama, Selasa 14 April 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, tim berhasil menangkap pelaku utama berinisial ZA di kediamannya wilayah Tuban.

Dari hasil pemeriksaan di hadapan penyidik, ZA mengakui seluruh perbuatannya. Ia tidak hanya mengakui kepemilikan atas 10.000 liter solar yang ditemukan di Desa Ngemboh, tetapi juga mengakui adanya tambahan 8.000 liter BBM bersubsidi yang disimpan di lokasi lain dan turut diamankan oleh petugas.

Baca Juga:  Ratusan Alumni PMII Gelar Acara Halal Bihalal di Aula Yayasan Khadijah Surabaya

Dengan demikian, total barang bukti yang berhasil diungkap dalam kasus ini mencapai 18.000 liter solar bersubsidi, sebuah angka yang menunjukkan skala besar dari praktik ilegal tersebut. Lebih mengejutkan lagi, ZA diketahui bukan pemain baru.

Ia merupakan seorang residivis yang pernah terjerat kasus serupa pada tahun 2025. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi dilakukan secara sistematis dan terorganisir, serta berpotensi merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata ketegasan Tim Tipidter Reskrim Polres Gresik dalam menindak segala bentuk kejahatan yang merugikan kepentingan publik.

Praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga bentuk pengkhianatan terhadap hak masyarakat yang seharusnya menikmati subsidi dari negara. Saat ini, ZA telah diamankan dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan hukum, Proses penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam distribusi ilegal BBM bersubsidi tersebut.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penindakan akan terus dilakukan tanpa kompromi, Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan subsidi negara, terlebih bagi mereka yang telah berulang kali melakukan pelanggaran hukum.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan keras bahwa aparat tidak akan tinggal diam terhadap praktik-praktik ilegal yang merugikan masyarakat luas, Tim Tipidter Reskrim Polres Gresik kembali membuktikan diri sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan keadilan di wilayah hukum Polres Gresik.

Penulis : Redaktur

Editor : (IT) Redaksi

Sumber Berita: LenteraNews.id

Follow WhatsApp Channel lenteranews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Breaking News

Ketua RW 6 Banyu Urip Wetan Diduga Lecehkan Profesi Jurnalis di Muka Umum, Sebut Wartawan “Gadungan” di Hadapan Pejabat dan Warga
Diduga Tanpa Teguran Pertamina dan APH, Aktivitas Pengisian Berulang Pertalite di SPBU 54.612.16 Sedati Masih Berlangsung
Parah !!! Diduga Anggaran Bantuan Keuangan Disalahgunakan untuk Membangun Jalan dan Fasilitas Perumahan yang Belum Diserahkan Ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Marak Diduga SPBU Bekerjasama Dengan Mafia Jualan BBM Subsidi Jenis Bio Solar, Kapolres Lamongan Harus Bertindak Tegas.
GASPOL 2026 Ajak Pelajar Surabaya Tunjukkan Prestasi, Raih Penghargaan Dan Siapkan Masa Depan
Warga Desa Klurak Sidoarjo Resah Akibat Adanya Dugaan Arena Perjudian Sabung Ayam
Enam Saksi Dihadirkan JPU dalam Sidang Margo Yuwono, Keterangan di Persidangan Sempat Undang Gelak Tawa
Tiga Komplotan Pencuri Sapi di Lumajang Ditangkap, Polisi Buru Otak Pelaku.
Berita ini 46 kali dibaca

Breaking News

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:23 WIB

Ketua RW 6 Banyu Urip Wetan Diduga Lecehkan Profesi Jurnalis di Muka Umum, Sebut Wartawan “Gadungan” di Hadapan Pejabat dan Warga

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:18 WIB

Diduga Tanpa Teguran Pertamina dan APH, Aktivitas Pengisian Berulang Pertalite di SPBU 54.612.16 Sedati Masih Berlangsung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:29 WIB

Parah !!! Diduga Anggaran Bantuan Keuangan Disalahgunakan untuk Membangun Jalan dan Fasilitas Perumahan yang Belum Diserahkan Ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:33 WIB

Marak Diduga SPBU Bekerjasama Dengan Mafia Jualan BBM Subsidi Jenis Bio Solar, Kapolres Lamongan Harus Bertindak Tegas.

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:31 WIB

GASPOL 2026 Ajak Pelajar Surabaya Tunjukkan Prestasi, Raih Penghargaan Dan Siapkan Masa Depan

Hot News