Komunitas Arek Arek Nusantara bersama KOPI (Komunitas Pemuda Independen) secara resmi menggelar tradisi luhur Bekti Desa di Punden Eyang Kapiludin, kawasan Jarak Dolly, Kelurahan Putat Jaya

- Administrator

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas Arek Arek Nusantara bersama KOPI (Komunitas Pemuda Independen) secara resmi menggelar tradisi luhur Bekti Desa di Punden Eyang Kapiludin, kawasan Jarak Dolly, Kelurahan Putat Jaya

Surabaya, Lenteranews.id

Komunitas Arek Arek Nusantara bersama KOPI (Komunitas Pemuda Independen) secara resmi menggelar tradisi luhur Bekti Desa di Punden Eyang Kapiludin, kawasan Jarak Dolly, Kelurahan Putat Jaya, Senin (27/07/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan rutin setiap tanggal 27 Juli ini merupakan wujud penghormatan tertinggi dan sujud syukur kepada para leluhur yang telah meletakkan fondasi awal pembangunan kehidupan, peradaban kampung, serta kesejahteraan yang dirasakan masyarakat saat ini.

Dalam keterangan persnya, Juru Bicara Kegiatan, Ki Ageng Kinco, menjelaskan bahwa keberadaan kita saat ini—dapat hidup, bekerja, berdaya, dan sejahtera—tidak terlepas dari perjuangan dan pelopor para leluhur yang membuka jalan serta membangun peradaban di tanah ini.

Punden Eyang Kapiludin menjadi saksi bisu awal mula peradaban tersebut, sehingga Bekti Desa menjadi kewajiban menjaga tali silaturahmi dengan akar sejarah.

“Kegiatan ini diisi dengan doa bersama, momen hening cipta, serta pembacaan tembang dan mantra Jawa. Hal ini sejalan dengan akar budaya kita yang berlandaskan ajaran Kapitayan, yang kini berkembang menjadi penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap Ki Ageng Kinco, yang akrab disapa Pokemon.

Baca Juga:  Hari Raya Idhul Fitri 1447 H Jadikan Silaturahmi Erat Redaksi Independen Multimedia Indonesia

Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen para pemuda untuk terus merawat, melestarikan, dan mengenalkan kembali peninggalan serta ajaran warisan leluhur Nusantara.

Tujuannya agar generasi muda tidak melupakan tanda-tanda sejarah, simbol-simbol luhur, dan identitas budaya yang menjadi jati diri bangsa.

Terkait kebijakan negara, penyelenggara menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah yang telah resmi menetapkan tanggal 13 Juli sebagai Hari Raya Besar Lahir Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Pengesahan ini dinilai menjadi pengakuan yang sangat berharga bagi eksistensi dan keberadaan kaum penghayat di tengah keberagaman bangsa.

“Semoga langkah ini menjadi awal persatuan yang lebih erat, bagi kaum penghayat maupun seluruh elemen bangsa, demi terwujudnya cita-cita luhur: Memayu Hayuning Bawana, menjaga keselamatan, kedamaian, dan kebahagiaan seluruh alam semesta,” pungkas Pokemon.

#arekareknusantara #KOPI #bektidesa #punden #eyangkapiludin

Follow WhatsApp Channel lenteranews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Breaking News

Dugaan Potensi Pidana Praktik Mafia Solar Angkuh dan Operator SPBU 54.612.42 Lingkar Timur Sidoarjo Seakan Kebal Hukum
Diduga Tanpa Teguran Pertamina dan APH, Aktivitas Pengisian Berulang Pertalite di SPBU 54.612.16 Sedati Masih Berlangsung
SI TEMON, JEMBATAN RINDU WARGA BINAAN LAPAS SIDOARJO DENGAN KELUARGA
Parah !!! Diduga Anggaran Bantuan Keuangan Disalahgunakan untuk Membangun Jalan dan Fasilitas Perumahan yang Belum Diserahkan Ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Peringati Hari Anak Nasional GASPOL Ajak Anak Surabaya Bebas Stunting.
Marak Diduga SPBU Bekerjasama Dengan Mafia Jualan BBM Subsidi Jenis Bio Solar, Kapolres Lamongan Harus Bertindak Tegas.
Diduga Demi Menikahi Seorang Janda, Suami Bidan Di RS Siti Khotijah Menutupi Identitas Aslinya Dengan Mengaku Masih Lajang
Pengamanan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung Berjalan Lancar dan Amani
Berita ini 0 kali dibaca

Breaking News

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14 WIB

Dugaan Potensi Pidana Praktik Mafia Solar Angkuh dan Operator SPBU 54.612.42 Lingkar Timur Sidoarjo Seakan Kebal Hukum

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:18 WIB

Diduga Tanpa Teguran Pertamina dan APH, Aktivitas Pengisian Berulang Pertalite di SPBU 54.612.16 Sedati Masih Berlangsung

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:14 WIB

Komunitas Arek Arek Nusantara bersama KOPI (Komunitas Pemuda Independen) secara resmi menggelar tradisi luhur Bekti Desa di Punden Eyang Kapiludin, kawasan Jarak Dolly, Kelurahan Putat Jaya

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:01 WIB

SI TEMON, JEMBATAN RINDU WARGA BINAAN LAPAS SIDOARJO DENGAN KELUARGA

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:29 WIB

Parah !!! Diduga Anggaran Bantuan Keuangan Disalahgunakan untuk Membangun Jalan dan Fasilitas Perumahan yang Belum Diserahkan Ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Hot News