Tak Cukup Minta Maaf, AMI Tekan PKS Pecat Aboe Bakar ! Wajib Sujud Maaf ke Ulama Madura

- Publisher

Rabu, 15 April 2026 - 01:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya || Lenteranews.id – Gelombang protes terhadap pernyataan kontroversial Aboe Bakar Al-Habsyi terus membesar. Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPW Partai Keadilan Sejahtera Jawa Timur, Selasa (14/4/2026), sebagai bentuk kecaman keras atas pernyataan yang dinilai telah mencederai kehormatan ulama Madura.

Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, SE,SH melontarkan pernyataan keras. Ia menilai ucapan Aboe Bakar bukan sekadar kekeliruan, melainkan bentuk penghinaan terbuka terhadap ulama dan masyarakat Madura.

“Ini bukan sekadar salah ucap. Ini adalah bentuk penghinaan terhadap ulama Madura. Pernyataan seperti ini tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apapun,” tegas Baihaki.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut telah masuk dalam kategori isu ras dan SARA yang berpotensi memecah belah masyarakat.

“Kalau sudah menyeret ulama dan wilayah tertentu dengan stigma negatif, ini sudah masuk ranah SARA. Ini berbahaya dan bisa memicu konflik sosial,” ujarnya.

AMI mendesak DPP PKS untuk segera mengambil langkah tegas berupa pemecatan terhadap Aboe Bakar Al-Habsyi.

Baca Juga:  Diduga PT. Migas Indonesia Jaya Kencing BBM Subsidi

Baihaki juga menilai bahwa permintaan maaf melalui media sosial tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Jangan hanya berani minta maaf di media sosial. Kalau memang punya itikad baik, datang langsung ke Madura. Minta maaf ke ulama dan masyarakat di setiap kabupaten. Itu baru bentuk tanggung jawab,” tegasnya lagi.

Massa aksi diterima oleh bidang hukum DPW PKS Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut, pihak PKS disebut menerima tuntutan AMI dan berjanji akan menyampaikannya ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Tak hanya itu, AMI memastikan akan membawa persoalan ini ke tingkat nasional. Pada Kamis mendatang, AMI berencana mengirimkan surat resmi kepada Presiden Republik Indonesia untuk meminta dilakukan evaluasi terhadap Aboe Bakar.

“Kami akan kirim surat ke Presiden. Negara tidak boleh diam. Harus ada evaluasi karena ini sudah meresahkan dan melukai masyarakat,” kata Baihaki. (@dex)

Follow WhatsApp Channel lenteranews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Breaking News

Diduga Pertebal Kantong Pribadi Oknum SPBU 54.692.01 Ketapang Bohongi Publik
Diduga Oknum Satpol PP Kota Surabaya Kongkalikong Dengan Cafe Penjual Miras Tanpa Izin Resmi
Diduga Oknum SPBU 54.672.12 Gending Probolinggo Kuras BBM Subsidi Untuk Kepentingan Pribadi Hingga Melibatkan APH Setempat
Kader Vs Ketua Dewan Penasehat DPC Gerindra Kabupaten Sidoarjo Jadi Sorotan Publik
SPBU 54.651.75 Karanglo Malang Kongkalikong Dengan Mafia Solar Lakukan Nakal Disaat Krisisnya Minyak
Diduga Truck Modifikasi Telah Ditemukan Untuk Penyalahgunaan BBM Subsidi Di Paciran Lamongan
Diduga Oknum Ormas Sakera Dilaporkan Resmi Di Polres Probolinggo Akibat Lakukan Penganiayaan Terhadap Kabiro Radar CNN Surabaya
Serukan Aliansi Peduli Jurnalis: Advokat Jawa Timur Bung Taufik Sesalkan Dugaan Settingan OTT Terhadap Wartawan
Berita ini 3 kali dibaca

Breaking News

Rabu, 15 April 2026 - 01:32 WIB

Tak Cukup Minta Maaf, AMI Tekan PKS Pecat Aboe Bakar ! Wajib Sujud Maaf ke Ulama Madura

Jumat, 10 April 2026 - 07:58 WIB

Diduga Oknum Satpol PP Kota Surabaya Kongkalikong Dengan Cafe Penjual Miras Tanpa Izin Resmi

Senin, 6 April 2026 - 13:26 WIB

Diduga Oknum SPBU 54.672.12 Gending Probolinggo Kuras BBM Subsidi Untuk Kepentingan Pribadi Hingga Melibatkan APH Setempat

Senin, 6 April 2026 - 13:11 WIB

Kader Vs Ketua Dewan Penasehat DPC Gerindra Kabupaten Sidoarjo Jadi Sorotan Publik

Jumat, 3 April 2026 - 10:15 WIB

SPBU 54.651.75 Karanglo Malang Kongkalikong Dengan Mafia Solar Lakukan Nakal Disaat Krisisnya Minyak

Hot News